Tabel Berat Besi Beton per Batang dan Cara Menghitungnya

Berat besi beton dibutuhkan untuk tiga hal: menghitung kebutuhan material, memperkirakan biaya angkut, dan memeriksa apakah besi yang datang sesuai standar. Yang ketiga sering dilewatkan, padahal paling berguna di lapangan.

Rumus cepat

Berat besi beton per meter bisa dihitung dengan rumus:

Berat (kg/m) = d² / 162

d adalah diameter dalam milimeter. Untuk besi 10 mm: 10² / 162 = 0,617 kg/m. Untuk besi 13 mm: 13² / 162 = 1,043 kg/m.

Rumus ini berasal dari volume silinder dikalikan berat jenis baja 7.850 kg/m³, dan hasilnya sudah cukup akurat untuk perhitungan praktis.

Tabel berat besi beton polos

Diameter Berat per meter Berat per batang 12 m
6 mm 0,222 kg 2,66 kg
8 mm 0,395 kg 4,74 kg
10 mm 0,617 kg 7,40 kg
12 mm 0,888 kg 10,66 kg
16 mm 1,578 kg 18,94 kg
19 mm 2,226 kg 26,71 kg
22 mm 2,984 kg 35,81 kg
25 mm 3,853 kg 46,24 kg

Tabel berat besi beton ulir

Diameter Berat per meter Berat per batang 12 m
10 mm 0,617 kg 7,40 kg
13 mm 1,042 kg 12,50 kg
16 mm 1,578 kg 18,94 kg
19 mm 2,226 kg 26,71 kg
22 mm 2,984 kg 35,81 kg
25 mm 3,853 kg 46,24 kg
29 mm 5,185 kg 62,22 kg
32 mm 6,313 kg 75,76 kg

Menggunakan tabel untuk memeriksa besi di lapangan

Ini kegunaan yang paling praktis. Timbang satu batang besi yang baru datang, lalu bandingkan dengan tabel.

Contoh: besi ulir yang dipesan 13 mm seharusnya sekitar 12,5 kg per batang. Kalau hasil timbangan hanya 10,8 kg, ada selisih sekitar 14 persen. Selisih sebesar itu bukan pembulatan — kemungkinan diameternya kurang dari standar, atau baja yang dipakai bukan baja beton.

Selisih kecil beberapa persen masih wajar karena toleransi produksi. Selisih di atas 8 sampai 10 persen sebaiknya dipertanyakan ke pemasok.

Menghitung total kebutuhan

Contoh perhitungan sederhana untuk pekerjaan sloof 40 meter dengan tulangan 4 batang besi ulir 13 mm:

  1. Total panjang tulangan = 4 batang × 40 meter = 160 meter
  2. Berat per meter besi 13 mm = 1,042 kg
  3. Total berat = 160 × 1,042 = 166,7 kg
  4. Jumlah batang 12 m = 160 ÷ 12 = 13,3 → dibulatkan 14 batang
  5. Tambahkan pemborosan 5 persen untuk sambungan dan potong = 15 batang

Soal biaya angkut

Besi dihitung per kilogram, tetapi dijual per batang. Untuk pesanan dalam jumlah besar, biaya angkut dihitung dari berat total — bukan jumlah batang. Satu batang besi 32 mm seberat 75 kg jauh lebih berat dari sepuluh batang besi 8 mm yang beratnya 47 kg.

Ini mempengaruhi pilihan kendaraan dan jumlah ritase. Untuk pesanan di atas satu ton, sebaiknya konfirmasi kapasitas angkut ke pemasok sebelum menentukan jadwal pengiriman.

Ringkasan

  • Rumus: berat per meter = d² / 162.
  • Besi 10 mm sekitar 7,4 kg per batang 12 meter; besi 13 mm sekitar 12,5 kg.
  • Selisih timbangan di atas 8-10 persen patut dipertanyakan.
  • Hitung kebutuhan dalam meter, lalu konversi ke batang, lalu tambahkan 5 persen.

Pilihan material: besi beton ulir dan besi beton polos. Untuk perhitungan kebutuhan proyek, baca cara menghitung kebutuhan besi beton rumah 2 lantai dan cara membedakan besi SNI dan non-SNI.

Postingan terkait

Tinggalkan komentar pertama