Besi Beton Ulir
Besi beton ulir atau BJTS memiliki sirip melintang pada permukaannya. Sirip itu meningkatkan lekatan antara tulangan dan beton, sehingga gaya tarik tersalurkan lebih efektif dibanding batang polos. Karena itu besi ulir hampir selalu dipakai sebagai tulangan utama pada elemen struktural.Diameter yang tersedia: 10, 13, 16, 19, 22, 25, 29, dan 32 mm dengan panjang standar 12 meter. Perhatikan bahwa deret diameter besi ulir memakai 13 dan 29 mm, bukan 12 dan 28 mm seperti pada besi polos.Pemakaian menurut diameter10 dan 13 mm — sengkang besar, sloof, kolom praktis.16 dan 19 mm — kolom dan balok bangunan dua lantai.22 sampai 32 mm — struktur berat, pondasi, dan bentang besar.Spesifikasi lengkap dan tabel berat ada di halaman besi beton ulir.
Menampilkan hasil tunggal
Panduan sebelum membeli Besi Beton Ulir
- Cara Menghitung Kebutuhan Besi Beton untuk Rumah 2 Lantai
Langkah menghitung kebutuhan besi beton untuk rumah 2 lantai: volume beton, rasio tulangan, panjang batang 12 m, dan faktor pemborosan. Contoh perhitungan. - Cara Membedakan Besi Beton SNI dan Non-SNI di Lapangan
Ciri besi beton SNI dan non-SNI: tanda pada batang, berat per meter, dimensi sirip, dan dokumen yang harus diminta. Panduan memeriksa saat material tiba. - Apa Saja yang Menentukan Harga Besi Beton — Panduan Membaca Penawaran
Faktor yang membuat harga besi beton berubah: harga billet, kurs, diameter, mutu, volume, dan biaya angkut. Cara membaca penawaran agar tidak salah banding.

