Ukuran Wiremesh M4, M5, M8 dan Cara Memilih untuk Plat Lantai

Wiremesh adalah jaring baja las yang dipakai sebagai tulangan plat lantai. Popularitasnya naik karena satu alasan praktis: tulangan sudah terikat titik las di pabrik, sehingga di lapangan tinggal digelar. Namun nama “M4”, “M5”, dan “M8” sering dipahami keliru — angka itu bukan ukuran lembaran, melainkan diameter kawat.

Arti angka pada wiremesh

Huruf M diikuti angka berarti diameter kawat dalam milimeter. M4 berarti kawat 4 mm, M5 berarti kawat 5 mm, M8 berarti kawat 8 mm. Ukuran lembarnya sama untuk ketiga tipe: 5,4 meter × 2,1 meter, dengan spasi kawat 150 × 150 mm.

Karena ukuran lembar sama, perbedaan ketiganya hanya pada berat dan kapasitas. M8 jauh lebih berat dan lebih kuat daripada M4, tetapi juga lebih sulit dipasang.

Perbandingan M4, M5, dan M8

Tipe Diameter kawat Spasi Berat per lembar Pemakaian
M4 4 mm 150 × 150 mm sekitar 15,5 kg Lantai rumah tinggal, lantai kerja, jalan lingkungan
M5 5 mm 150 × 150 mm sekitar 24 kg Dak beton rumah, ruko, gudang ringan
M6 6 mm 150 × 150 mm sekitar 35 kg Lantai beban sedang
M8 8 mm 150 × 150 mm sekitar 62 kg Bentang besar, jalan beton, beban kendaraan

Berat per lembar bervariasi antar pabrikan karena toleransi diameter kawat. Untuk perhitungan tonase pengiriman, gunakan angka dari surat jalan, bukan dari katalog.

Cara memilih berdasarkan pemakaian

  • Lantai rumah tinggal satu lantai — M4 umumnya memadai.
  • Dak beton rumah dua lantai atau ruko — M5 pilihan paling lazim.
  • Lantai gudang dengan forklift — minimal M8, dan tetap perlu perhitungan tebal plat.
  • Jalan beton lingkungan — M8 dengan tebal perkerasan sesuai rencana.

Pilihan akhir tetap harus mengikuti gambar struktur. Wiremesh yang lebih tebal tidak otomatis menyelesaikan masalah bila tebal plat betonnya kurang.

Menghitung jumlah lembar

Satu lembar menutup 5,4 × 2,1 = 11,34 m². Untuk plat lantai 60 m², kebutuhan teoretis adalah 60 ÷ 11,34 = 5,3 lembar, dibulatkan menjadi 6 lembar.

Namun perhitungan itu belum memperhitungkan dua hal:

  1. Overlap antar lembar. Setiap sambungan harus di-overlap minimal satu kotak (150 mm), dan overlap itu mengurangi luas efektif.
  2. Potongan tepi. Sisa potongan di sisi plat biasanya terbuang.

Dalam praktik, tambahkan faktor 5 sampai 10 persen. Untuk 60 m², siapkan 7 lembar.

Overlap adalah bagian dari struktur

Ini bagian yang paling sering diabaikan di lapangan. Wiremesh yang digelar berdempetan tanpa overlap membuat sambungan menjadi titik lemah — gaya tarik tidak tersalurkan dari satu lembar ke lembar berikutnya, sehingga retak cenderung muncul tepat di garis sambungan.

Aturan praktisnya: overlap minimal 150 mm (satu kotak penuh) di semua sisi, lalu ikat dengan kawat bendrat pada beberapa titik per meter. Overlap searah bentang utama sebaiknya lebih panjang bila bentangnya besar.

Wiremesh atau besi batangan?

Aspek Wiremesh Besi batangan dirangkai
Kecepatan pasang Cepat, tinggal gelar Lambat, perlu ikat satu per satu
Kerapian Spasi konsisten dari pabrik Bergantung ketelitian tukang
Fleksibilitas bentuk Kaku, sulit untuk bentuk melengkung Mudah dibentuk
Upah Lebih rendah Lebih tinggi

Untuk plat lantai persegi panjang, wiremesh hampir selalu lebih efisien. Untuk bentuk melengkung atau area dengan banyak bukaan, besi batangan lebih fleksibel.

Ringkasan

  1. Angka pada M4/M5/M8 adalah diameter kawat, bukan ukuran lembar.
  2. Semua tipe berukuran 5,4 × 2,1 m dengan spasi 150 × 150 mm.
  3. Pilih berdasarkan beban dan bentang, ikuti gambar struktur.
  4. Hitung lembar dari luas dibagi 11,34 m², lalu tambah 5-10 persen.
  5. Overlap minimal 150 mm dan ikat dengan bendrat.

Pilihan wiremesh kami: M4, M5, dan M8.

Postingan terkait

Tinggalkan komentar pertama